bank SampahIndustri Kreatif 

loakinaja.com: Bisnis Mulia dan Bermanfaat Lewat Bank Sampah

Biasanya, ketika kamu mempunyai barang yang tak terpakai atau barang bekas, layaknya kertas-kertas, dus, botol atau benda lainnya, kamu bakal cari pengepul atau abang-abang loak dengan ciri khas membawa gerobak dan timbangan. Tapi, terkadang untuk meng-loak-an barang bekas, bisa jadi kamu kesulitan untuk mencari si abang-abang tersebut bukan? Atau mungkin, kamu tahu tempat loak tapi malas untuk bepergian ke luar, apalagi tempatnya jauh? Ada gak ya Bank Sampah?

Kini, permasalahan kamu dapat diatasi oleh sekelompok orang kreatif dari situs loakinaja.com, lho! Apaan tuh? Sudah pasti website yang tidak jauh dari hal tentang kegiatan loak ya! Tapi ada hal yang menarik lho didalamnya! Penasaran kan? Yuk, simak saja tentang loakinaja.com.

Awal Mula Berdirinya loakinaja.com

Aldi Ramdhani Fahlevi Deisti, selaku Chief Executive Officer (CEO) loakinaja.com dari  program studi Administrasi Bisnis, D4 ini menyebutkan bahwa awal mula adanya bisnis tersebut berkat mengikuti perlombaan business plan. “Kita mengikuti perlombaan yang dilaksanakan BEM Universitas Sriwijaya, kita mencoba membuat bisnis yang tidak hanya menguntungkan bagi kami tapi menghadirkan manfaat juga untuk kalangan masyarakat di lingkungan bisnis kami dengan sistem sosiopreneur,” kata Aldi menjelaskan.

bank Sampah

Tim yang awalnya terbentuk dari tiga orang ini, bisnis lombanya pertama kali diusulkan oleh rekannya yaitu Ilham Winar Nugroho. Sedangkan nama bisnis ini dicetuskan atas dasar celetohan saat mereka berdiskusi yang akhirnya diputuskanlah nama tersebut.

Selian itu, bisnis ini juga dilatarbelakangi dengan pandangan Aldi yaitu, kekhawatirannya terhadap lingkungan kampusnya yang penuh dengan sampah, padahal pada dasarnya sampah tersebut dapat menjadi hal yang yang positif dan bermanfaat apalagi para mahasiswa yang banyak menghasilkan sampah setiap harinya. Maka dari itu, hal tersebut melahirkan sebuah tagline yang berbunyi “Ubah Sampah Menjadi Berkah”.

Walaupun dalam lomba tersebut mereka mengalami kegagalan, tapi mereka yakin bahwa itu awal dari keberhasilan mereka sehingga sepakat untuk membangun bisnis ini dengan memodernisasi kegiatan loak dengan fasilitas website, juga menggunakan aplikasi mobile berbasis android dan IOS. Sedangkan untuk dapat membangun bisnis ini, mereka menggunakan modal awal saat mengikuti lomba bisnis yang lolos di Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) Politeknik Negeri Bandung tahun 2016.

Membangun Yayasan Pendidikan dan Peduli Bangsa Lewat Bank Sampah di loakinaja.com

Jika kamu menelusuri loakinaja.com di aplikasi browser kamu, kamu akan langsung menemukan ragam layanan yang diberikan oleh website ini. Kamu bisa saja mendonasikan barangmu, menjual barang dan gabung menjadi mitra kerja di loakinaja.com untuk membangun sistem jual beli loak dan donasi lebih efektif. Kegiatan loak yang dimaksud bukan barang bekas yang bisa dipakai lagi melainkan bahan loak seperti kertas bekas, kaleng, botol, besi dan lain-lain. Sehingga jual beli yang dimaksudkan pun yaitu, tim loakinaja.com membeli rongsokan dari mahasiswa, ibu rumah tangga atau menjual barang bekas. Kemudian mereka jual ke pengepul besar.

Nah, ini dia yang menarik dari loakinaja.com! Tak hanya jual beli saja melainkan ada donasinya pula. Yang paling menariknya adalah donasi tersebut merupakan upaya untuk mewujudkan pendirian Yayasan, lho! Wah, selain bisnis yang menguntungkan dan bermanfaat, tujuannya juga sangat mulia ya! “Donasi loak dan sampah kedepannya kita akan membuat fasilitas bank sampah,” kata Aldi. “Dari donasi ini kita akan membangun yayasan pendidikan berbasis islam dan juga yayasan peduli bangsa dengan jenis (rumah yatim, dan lain-lain),” katanya melanjutkan.

Lebih lanjut, sumber dana yang didapatkan dalam membangun yayasan tersebut yakni dari donasi yang diberikan orang kepada loakinaja.com, satu kali donasi saja bisa menjadi ratusan ribu dari barang bekas tersebut, lho! Uang donasi itu akan mereka tabung terlebih dahulu kelak ketika uangnya sudah mencukupi yayasan akan direalisasikan. Tak lupa laporan ke pihak donatur akan selalu di-update setiap bulannya.

Terus apa sih maksudnya Bank Sampah? Menarik nih buat dibahas! Jadi, menurut Aldi, Bank Sampah sendiri masih dirancang konsepnya. Namun, sudah terbayang bagaimana ke depannya program Bank Sampah ini. “Yang sudah kami rancang, Bank Sampah ini layaknya bank konvensional, namun nasabah menabung dengan sampah yang mereka bawa. Pengambilan hasil tabungannya berbentuk rupiah. Harganya pun akan berbeda dengan menjual, harga sampah yang ditabung akan kami beri harga lebih mahal,” katanya menjelaskan.

bank Sampah

Cara Penggunaannya

Bisnis modern ini sudah berdiri sejak bulan Oktober lalu, namun pembentukannya sudah dari satu bulan sebeblumnya yaitu September. Untuk Bank Sampah sendiri, target diadakannya pada bulan Maret mendatang disertakan aplikasinya.

Untuk cara penggunaan di website ini sangat mudah, user hanya membuat akun di website tersebut dengan mengisi data diri secara lengkap. Tujuannya untuk memudahkan transaksi. Setelah mengisi data diri, kamu akan ditawarkan untuk memilih fasilitas yang diinginkan antara menjual atau donasi.

Jika kamu ingin menjual barang kamu, adapun daftar harga beli loak per kilogram-nya mulai dari harga Rp 300,00 – Rp 49.500,00 sesuai dengan jenis barangnya. Sementara untuk menjadi mitra kerja, langsung saja menghubungi tim loakinaja.com lalu melakukan penandatanganan MOU yang disepakati bersama. Lalu, tim loakinaja.com akan memberikan fasilitas untuk melaksanakan operasional.

Gimana nih guys? Tertarik untuk melakukan jual beli dan donasi di loakinaja.com? atau kamu tertarik jadi mitra kerjanya? Yuk langsung kepo-in aja deh websitenya! Pastinya loakinaja.com sangat bermanfaat untuk siapapun kan dan mudah menggunakannya? Jadi gak akan pernah rugi deh kalau kamu gabung!

(Industri Kreatif/Bank Sampah/Prita)

Share This:

Related posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: