kontrak bisnisBeat a Tech Industri Kreatif 

Buatkontrak.com: Selain Inovatif, Kisah di Baliknya Sangat Inspiratif

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM) mengapresiasi kehadiran layanan digital pembuatan kontrak bisnis bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM), yaitu buatkontrak.com, pada Rabu (8/2/2017) lalu.

Di balik keberhasilan tersebut, terselip sebuah cerita mengenai alasan perusahaan ini berdiri, seperti dituturkan oleh Rieke Caroline, sang pendiri.

Rieke saat ini menjabat sebagai Founder dan Managing Partner buatkontrak.com. Dia menjelaskan, pembentukan situs web ini didasari keinginan yang kuat untuk memberi perlindungan hukum kepada UKM karena keterbatasan UKM terhadap akses hukum.

“Bila selama ini kita mengenal Fintech, ini disebut Legaltech, yaitu memadukan hukum dan teknologi yang pertama di Indonesia untuk melayani kebutuhan hukum pelaku UKM,” kata Rieke di Jakarta, Rabu (8/2/2017).

Pembuatan situs web buatkontrak.com sebenarnya beranjak dari pengalaman tidak menyenangkan yang dialami Rieke saat kecil. Diketahui sebelumnya bahwa ia adalah anak seorang pengusaha yang pernah gagal karena sebuah kontrak yang tidak dipahami betul oleh sang Ayah. Dari situlah, muncul keinginannya untuk menseriusi dan kuliah di bidang hukum hingga akhirnya kini ia mendirikan buatkontrak.com yang juga dibantu oleh rekannya Billy Boen (Founder & CEO Young On Top).

“Usaha keluarga saya jatuh karena ketidak pahaman kontrak bisnis yang ditandatangani oleh ayah saya,” imbuh dia.

kontrak bisnis

Rieke mengungkapkan, sering kali UKM menomorduakan kontrak bisnis yang pada akhirnya justru menjadi bumerang untuk usaha yang dijalani. Tidak heran jika pada akhirnya UKM bisa terjerat oleh sengketa hukum akibat ketidaktahuan akan kontrak bisnisnya.

“Berdasarkan pengalaman itu, kami membetuk online platform yang dapat mengakomodasi kebutuhan kontrak atau perjanjian para mitra UKM agar ke depannya bisnis yang dijalani terhindar dari sengketa hukum,” kata Rieke.

Rieke menambahkan, buatkontrak.com memberikan kemudahan bagi mitra UKM untuk menggunakan jasa hukum tanpa perlu tatap muka, menghabiskan waktu dan jarak untuk pertemuan.

UKM pengguna tinggal membuat akun secara gratis untuk memperoleh jasa pengacara buatkontrak.com.

Pengguna juga dapat menulis hal-hal yang dia inginkan dalam kontrak tersebut yang nanti akan diterjemahkan dalam bahasa hukum oleh lawyer yang bergabung dalam buatkontrak.com.

Terkait harga pembuatan kontrak atau perjanjian yakni sebesar Rp 1 juta dan harga peninjauan atau revisi kontrak Rp 900.000 dengan maksimal 10 halaman.

“Puluhan pengacara yang tergabung dalam buatkontrak.com merupakan hasil kurasi atau seleksi dan memiliki hati untuk UKM,” pungkas Rieke.

Demikian, ia berusaha untuk mengembangkan buatkontrak.com untuk membantu UKM-UKM lain di seluruh Indonesia agar tidak tertipu seperti Ayahnya dan ‘melek’ hukum. Serta, tidak hanya akan ‘menerima’ saja jika disodori kontrak oleh lawan bisnisnya atau dengan kata lain tidak hanya mengandalkan rasa percaya pada lawan bisnisnya.

Sumber : kompas.com

Penulis : Pramdia Arhando Julianto

Editor : Aprillia Ika

(beatatech/kontrak bisnis/Prita)

Share This:

Related posts

Tinggalkan Balasan