Industri Kreatif cafe seblakBeat a Profile Industri Kreatif 

Kini Seblak Punya Kafe Sendiri, Kafe Raja Seblak Mg. Ogo

Kafe Raja Seblak Mg. Ogo: Kafe Seblak Satu-satunya di Bandung Industri Kreatif milik Guruh

(Industri Kreatif) Jajanan seblak rupanya sudah tak asing lagi di telinga kita, khususnya masyarakat Bandung. Seblak ini dapat dikatakan makanan yang cukup inovatif, karena seperti kita ketahui bahwa makanan yang umumnya pedas ini isinya hanya bahan-bahan makanan yang ringan namun ternyata banyak diminati. Selain itu, seblak dapat kita temui di pinggir jalan atau seorang pedagang kaki lima, tentu dengan harga yang sangat terjangkau.

Tidak hanya makanannya yang inovatif, ternyata ada sekelompok orang yang lebih kreatif dalam memanfaatkan ketenaran makanan seblak tersebut. Sebut saja Guruh, Owner dari Raja Seblak Mg. Ogo, kafe yang terletak di Jalan Gading Tutuka No. 1, Soreang, Kabupaten Bandung. Tidak sendiri menjalankan bisnisnya, ia dalam menjalankan industri kreatif nya ditemani salah satu teman sebaya, Tito Apriananda sebagai kasir di kafe tersebut sehingga membantu kelancaran bisnis seblak ini.

Nyatanya, kafe seblak ini memang menjadi satu-satunya kafe di Bandung. Sejalan dengan pernyataan Tito, “Belum ada lagi disini (daerah Kabupaten Bandung, –red). Kalau saya nyampe ke Kota pun belum ada sih. Yang lain masih gerobak.” Hal tersebut cukup membuktikan bahwa Guruh dan kawan-kawan memang kreatif dalam menciptakan sesuatu.

Tentu saja, awal mula berdirinya kafe seblak ini tidak langsung sesukses sekarang. Namun, hasil kerja keras dari seorang owner dan rekan-rekannya. Hal tersebut terlihat ketika bisnis seblak ini masih berjualan “biasa” yakni masih 1 lokal ruko, tetapi berkat keramaian masyarakat dan Guruh yang dapat mengembangkan makanan ini, maka kafe ini dapat berjalan dengan adanya 5 lokal ruko sekaligus perluasan tempat untuk para penggemar seblak dan makanan sejenisnya dengan jumlah 13 karyawan.

Industri Kreatif cafe seblak

Ternyata, Ini Awal Mula Trend Seblak Tulang Ceker!

Seblak, kini memang banyak jenis-jenisnya mulai dari kerupuk, batagor, kwetiaw sampai tulang dan ceker. Bahkan banyak masyarakat umum belum tahu, ternyata trend seblak tulang ceker adalah inovasi dari Tim Kafe Raja Seblak untuk pertama kalinya. Hal tersebut terpikirkan agar lebih banyak menjaring peminat sehingga tidak bosan. Sampai akhirnya, sekarang sudah banyak kita temui keberadaan seblak tulang ceker tersebut.

Tito juga mengakui, ciri khas dari Kafe Raja Seblak ini yaitu seblak tulang ceker karena menciptakan hal tersebut. Selain itu, keunggulan dari seblak ini adalah rasa yang konsisten dan tingkat kepedasan yang berani. Tentu saja, keunggulan satu lagi, seblak ini dalam bentuk kafe yang membuat pengunjung nyaman untuk sekadar nongkrong, santai bahkan mengerjakan pekerjaan atau tugas sembari menikmati makanan yang harganya pun terjangkau dari Rp 5.000,00 hingga Rp 21.000,00.

Harapan untuk Kafe Raja Seblak Mg. Ogo

Bisnis ringan dengan omset yang tinggi merupakan hal yang selalu didambakan oleh para pebisnis. Layaknya Kafe Raja Seblak Mg. Ogo yang mempunyai harapan besar di masa depan. Walaupun omset yang didapat cukup tinggi, rupanya Guruh tidak berhenti dalam mengembangkan bisnisnya untuk membuka 3 cabang; cabang Gading Tutuka dan Batujajar yang telah dibuka sedangkan cabang di Katapang akan dibangun. Tito, selaku karyawan turut berharap bahwa kafe ini akan terus ramai pengunjung dan tidak kehilangan pembeli yang sudah pernah datang.

(beataprofile/industri kreatif/prita)

Share This:

Related posts

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: