Alunan Instrumen Punya Daya Tarik KhususBeat a Music Beat a Share 

Alunan Instrumen Punya Daya Tarik Khusus

Alunan Instrumen Punya Daya Tarik Khusus Bagi Eka

Eka Prasetyo, mahasiswa Perguruan Tinggi Poltekpos di Bandung merupakan salah satu pemuda yang menggemari dan penikmat dari sebuah musik instrumen. Bagi dia alunan instrumen punya daya tarik khusus. Semua orang pasti mengetahui bahwa instrumen adalah alunan dari beberapa alat musik seperti gitar, piano, biola dan ragam alat musik lainnya bahkan kolaborasi dari beberapa alat musik tersebut tanpa ada lantunan suara yang bernyayi. Bagi Eka, instrumen mempunyai daya tarik tersendiri atau berbeda dari aliran musik yang lainnya karena memiliki kesederhanaan musik sehingga tidak berpikir untuk menikmatinya. Atau dalam arti lain adalah mudah dicerna. “mudah dicerna kali ya, easy listening gitu,” katanya ringan.

Lalu, bagaimana keunikannya sebagai musik tanpa nyanyian? Apa yang dinikmati ya kalau musik tanpa suara bernyayi? Bagaimana bisa mengetahui dan merasakan “isinya”? Kurang lebih seperti itulah yang terbesit dalam benak kalian yang mungkin agak kontra terhadap aliran musik ini. Eka, sebagai penikmatnya akan mencoba menanggapi pertanyaan dalam benak kalian.

Menurutnya, yang unik dari aliran ini yakni, harus bisa mendengarkan bukan hanya dengan telinga melainkan ditambah dengan perasaan. Khusus untuk instrumen, ia menyebutkan bahwa perasaan saat mendengarkan alunan ini sedang dalam keadaan yang tenang atau dengan arti lain adalah tidak memiliki beban yang sangat berat kecuali hanya sedih atau kegalauan seseorang saja. Jika dalam kondisi emosi dalam kata lain adalah marah, menurutnya tidak akan cocok atau sulit menerima instrumen tersebut. Ia juga mengakui memang agak sulit kalau mengungkapkan kejelasan dalam intrumen melalui kata-kata. Hal itu akan dapat dihayati oleh perasaan yang mendalam. Bukan berarti bahwa orang yang tidak menyukai instrumen adalah orang yang tidak berperasaan, akan tetapi kepribadian dan selera musik pun sangat berpengaruh. Sehingga tidak menyalahkan apabila seseorang tidak menyukai musik instrumen.

Disinggung mengenai pasca mendengarkan intrumen yang katanya memiliki beberapa manfaat dari segi kesehatan dan kecerdasan otak seperti mengurangi rasa sakit setelah operasi atau meningkatkan IQ seseorang, Eka mengaku tidak percaya akan hal itu. Hal tersebut memang ada pengaruhnya tetapi tidak sampai sejauh itu. Yang dirasakan Eka, ia lebih merasa bahagia atau mungkin sebaliknya tergantung situasi saat mendengarkan. Yang pasti, menurutnya musik instrumen dapat mempengaruhi tingkat emosi seseorang baik sedih atau bahagia.

Walaupun begitu, bagi beberapa orang yang meneliti aliran musik ini membenarkan adanya pengaruh kesehatan dan kecerdasan otak manusia seperti yang dilansir dari artikel manfaat.co.id. Manfaat tersebut salah satunya adalah mengurangi tindakan kriminal. Setelah dilakukan penelitian tahun 2004, polisi lalu lintas di London melakukan pemutaran musik instrumen di stasiun dan di beberapa daerah pemukiman yang sering terjadi tindak kejahatan. Setelah 6 bulan mereka mencapai angka penurunan angka perampokan dan tindak kriminal lainnya di daerah-daerah tersebut.

(beatamusic/Alunan Instrumen Punya Daya Tarik Khusus/Prita)

Share This:

Related posts

Tinggalkan Balasan